empty
08.05.2026 09:44 AM
AS dan Iran Saling Melancarkan Serangan. Harga Minyak Naik

Kemarin, harga minyak naik di tengah berlanjutnya bentrokan antara pasukan Amerika dan Iran, yang membayangi prospek tercapainya kesepakatan untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama 10 minggu.

This image is no longer relevant

Harga minyak mentah Brent naik 2,9% menjadi $103 per barel sebelum sedikit terkoreksi, sementara minyak West Texas Intermediate (WTI) mendekati $96. Kenaikan ini terjadi setelah pasukan Amerika menyerang sasaran militer di Iran. Presiden Donald Trump menyatakan bahwa tiga kapal perang AS yang diserang oleh Iran berhasil keluar dari jalur perairan tersebut tanpa mengalami kerusakan. Mengenai Iran, ia menambahkan, "Ke depannya, kami akan memberikan pukulan yang jauh lebih kuat dan keras jika mereka tidak menandatangani kesepakatan."

Perhatian pasar minyak tetap tertuju pada Selat Hormuz, yang praktis telah ditutup sejak awal perang pada akhir Februari. Hal ini memicu guncangan pasokan yang belum pernah terjadi sebelumnya: aliran minyak terputus dan sumur-sumur di seluruh kawasan dihentikan. Jalur perairan ini menghadapi blokade ganda: Teheran menghentikan pergerakan kapal, sementara AS melarang kapal memasuki atau meninggalkan pelabuhan Iran.

Semua ini menunjukkan bahwa perdagangan minyak kini berada di antara dua risiko: diplomasi di satu sisi dan eskalasi konflik di sisi lain. Pasar masih memberikan peluang bagi proposal perdamaian, tetapi belum cukup untuk menurunkan premi risiko.

Bentrokan terbaru telah meningkatkan ketegangan di kawasan saat AS berupaya keluar dari perang yang kian membebani konsumen akibat lonjakan tajam harga eceran bensin dan diesel. Minggu ini, pemerintahan Trump mengirimkan proposal lain kepada Teheran terkait pembukaan kembali jalur perdagangan, tetapi para pemimpin Iran belum memberikan isyarat apakah mereka akan menerima persyaratan tersebut.

Hari ini, Uni Emirat Arab mengumumkan bahwa sistem pertahanan udaranya mencegat rudal dan drone yang diluncurkan dari wilayah Iran. Serangan tersebut tampaknya dimulai setelah Uni Emirat Arab mengizinkan Amerika menggunakan pangkalan militernya.

This image is no longer relevant

Melihat kondisi teknikal minyak saat ini, pembeli perlu menembus resistance terdekat di $100,40. Jika berhasil, target berikutnya berada di $106,80, yang akan cukup sulit untuk ditembus ke atas. Target terjauh diperkirakan berada di sekitar $113,80. Jika harga minyak turun, kubu bearish akan berupaya merebut kendali di level $92,50. Jika level ini ditembus ke bawah, keluarnya harga dari rentang tersebut akan menjadi pukulan signifikan bagi posisi bullish dan mendorong harga minyak turun ke level terendah $86,67, dengan potensi berlanjut hingga $81,38.

Ringkasan
Urgensi
Analitik
Maxim Magdalinin
Mulai berdagang
Dapatkan keuntungan dari perubahan nilai mata uang kripto dengan InstaForex.
Unduh MetaTrader 4 dan buka perdagangan pertama Anda.
  • Grand Choice
    Contest by
    InstaForex
    InstaForex always strives to help you
    fulfill your biggest dreams.
    GABUNG KONTES
  • Chancy Deposit
    Isi akun Anda sebesar $3000 dan dapatkan $9000 lebih banyak!
    Pada Mei kami mengundi $9000 dalam promo Chancy Deposit!
    Dapatkan kesempatan untuk menang dengan melakukan deposit sebesar $3000 pada akun trading Anda. Setelah memenuhi persyaratan ini, Anda telah menjadi partisipan promo.
    GABUNG KONTES
  • Trade Wise, Win Device
    Top up akun anda dengan dana minimal $500, daftar kontes, dan dapatkan peluang untuk memenangkan perangkat seluler.
    GABUNG KONTES
  • 30% Bonus
    Raih bonus 30% setiap kali anda top up
    DAPATKAN BONUS

Artikel yang direkomendasikan

Opsi Biner tidak tersedia untuk trading di wilayah ini
Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.
Widget callback